Menata Pariwisata Mentawai dengan Konsep Ekowisata

Menata Pariwisata Mentawai dengan Konsep Ekowisata

Taman Nasional Siberut dengan luas 190.500 hektar menempati lebih dari sepertiga bagian pulau Siberut, kabupaten Kepulauan Mentawai, provinsi Sumatra Barat. Membujur dari utara ke selatan dan mengisi bagian barat pulau Siberut yang berhadapan langsung dengan samudra Hindia, merupakan hutan dataran rendah dengan 4 satwa endemik: Bilou (Hylobates Klossi) atau siamang kerdil, Simakobuk (Simias Concolor) atau monyet ekor babi, Bokkoi (Macaca Pangensis) yang lebih dikenal dengan sebutan beruk mentawai, dan Joja (Presbytis Potenziani) yang sering disebut juga dengan lutung Mentawai. Keempatnya merupakan objek yang sangat menarik bagi pengamat satwa dan fotograpi. Untuk bisa melihat langsung keempat spesies tersebut kita terlebih dahulu harus masuk ke jantung Siberut di hulu sungai. Bagi para pecinta petualangan, jalur air dari Muara Siberut menuju ke pedalaman dengan medan sungai berliku yang diapit hutan, melewatinya dengan menaiki perahu khas suku Mentawai yang disebut “pompong” tentunya akan menjadi perjalanan yang memacu adrenalin.

Selain 4 satwa endemik tersebut, yang membuat Taman Nasional Siberut menjadi begitu menarik adalah adanya suku Mentawai yang sudah mendiami hutan dataran rendah tersebut dari ribuan tahun yang lalu. Ady Rosa –seorang dosen Seni Rupa di Universitas Negeri Padang– melalui risetnya tentang seni rajah tubuh suku Mentawai mengklaim bahwa tattoo suku Mentawai merupakan budaya tattoo tertua di dunia, bahkan konon lebih tua dari tattoo yang ditemukan dalam sejarah peradaban mesir kuno. Terlepas dari valid atau tidaknya klaim tersebut, yang jelas bentang alam Siberut sudah dihuni oleh sebuah kelompok orang sejak lama, dengan budaya yang khas, dalam bahasa yang lebih populer disebut dengan masyarakat adat. Awalnya mereka hidup berkelompok berdasarkan suku, kemudian populasi dan tatanan hidup mereka terus berkembang sehingga saat ini daerah teritori masyarakat adat Mentawai sudah dibagi ke dalam desa sebagaimana yang terdapat pada sistem pemerintahan Indonesia pada umumnya.

Nenek moyang orang Mentawai mengalirkan darah pemburu tulen yang detak nadinya masih terasa hingga sekarang, dan harus diakui bahwa salah satu faktor yang mengancam populasi satwa dan ekosistem Siberut adalah kebiasaan masyarakat yang tidak membatasi jenis protein hewani untuk mereka konsumsi sehari-hari. Selain itu pola bercocok tanam suku Mentawai juga masih terbilang tradisional. Sagu, pisang, dan keladi adalah makanan pokok yang mana ketiga jenis itu sudah disediakan secara gratis oleh hutan asri Siberut. Tak salah jika beberapa orang Mentawai berseloroh sambil tertawa mengatakan bahwa mereka bisa hidup tanpa uang selama berbulan-bulan. Yang menuntut mereka untuk memiliki uang adalah gaya hidup modern yang sudah menyusup ke pedalaman Siberut tersebut.

Dengan pola hidup masyarakat adat Mentawai yang sangat bergantung pada hutan, sementara di sisi lain negara melalui sebuah wadah perlindungan terhadap kawasan yang disebut dengan taman nasional juga memiliki kewajiban untuk melindungi ekosistem, maka tak jarang terjadi gesekan antara pihak Balai Taman Nasional dengan masyarakat adat itu sendiri. Amanalangi misalnya, sikerei ini mengakui bahwa dia dan beberapa orang sikerei lainnya pernah menghadang sekitar 30 orang petugas taman nasional dengan panah beracun dan parang beberapa tahun lalu. Masyarakat adat tidak terima ketika akses ke lahan mereka tiba-tiba ditutup. Namun tantangan ini dijawab oleh pihak Balai Taman Nasional Siberut dengan menysusun sebuah tata ruang baru pengelolaan kawasan konservasi dengan sistem zonasi. Setelah melalui kajian dan diskusi dengan pihak-pihak terkait, sistem zonasi ini akhirnya disahkan oleh Direktorat Jendral Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (Dirjen KSDAE) pada tanggal 28 April 2021.

Lugi Hartanto selaku kepala balai yang baru menjabat sekitar setahun yang lalu menjelaskan bahwa dalam sistem tata ruang kawasan taman nasional tersebut, bentang alam Siberut dibagi ke dalam 6 zona, yaitu: Zona inti, zona rimba, zona khusus, zona pemanfaatan, zona rehabilitasi, dan zona tradisional. Untuk mengakomodir kepentingan masyarakat adat, maka disediakan zona tradisional yang tersebar di beberapa titik dengan total luas lahan 37.574,04 hektar, atau sekitar 13,97% dari total luas taman nasional Siberut yang bisa diakses oleh masyarakat adat demi kepentingan budaya mereka. Harapannya sistem zonasi ini bisa dijadikan sebagai pedoman dalam pemanfaatan wilayah taman nasional sesuai dengan peruntukannya. Sebab pihak balai sendiri menyadari bahwa masyarakat adat Mentawai tidak bisa dipisahkan dari hutan yang sudah membentuk budaya mereka sedemikian rupa sebagaimana yang bisa kita lihat sekarang.

Potensi inilah yang coba diangkat oleh salah satu mitra Tropical Forest Conservation Action for Sumatra (TFCA-S), yaitu STP-Trisakti. Dari 12 desa penyangga yang berbatasan langsung dengan bentang alam Siberut, 3 desa dipilih oleh STP-Trisakti: Muntei, Madobag dan Matotonan. Satu dari ketiga desa tersebut bersinggungan langsung dengan kawasan taman nasional, yaitu desa Matotonan. Terdiri dari lima dusun (Mabekbek, Matektek, Maruibaga, Kinikdog dan Onga), desa Matotonan dihuni oleh lebih dari 400 kepala keluarga dan terdapat sekitar 48 orang Sikerei, menjadikannya sebagai desa wisata dengan objek budaya lokal yang unik dan otentik. Melalui dukungan TFCA-S dan fasilitasi dari Pundi Sumatra selaku fasilitator wilayah Sumatra bagian tengah dan selatan, STP-Trisakti

Sesungguhnya sektor pariwisata di Mentawai sudah menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat sejak lama, namun pelaksanaannya masih jauh dari kata pemerataan dan konsepnya pun belum jelas. Di sinilah STP-Trisakti mengambil peran, dengan mengusung konsep ekowisata atau ecotourism yang tidak hanya memikirkan pemasukan bagi masyarakat lokal, namun juga mengedepankan kepentingan ekologis. Meskipun bukan membangun dari awal, setidaknya STP-Trisakti menawarkan sebuah sistem pariwisata yang terintegrasi antar ketiga desa tersebut, yaitu: Muntei, Madobag dan Matotonan. Jasmardi, salah seorang anggota pokdarwis desa Matotonan yang juga merangkap sebagai admin sikerei.id menggambarkan secara singkat bagaimana pengelolaan pariwisata di tingkat desa sebelum adanya program pendampingan dari STP-Trisakti.

“Di awal-awal di situ kan, kalau ada tamu yang datang dari luar, itu pengelolanya belum terorganisir. Dan siapa yang dapat tamu, dia yang mengolah semuanya. Tentu ya dia cari tukang masak ya sanak-sanaknya (saudaranya), dan sopir-sopir dan semua yang bekerja di situ pada saat ada tamu itu dia kelola semua. Artinya yang lain tinggal menonton,” ungkapnya dalam sebuah wawancara di lokasi pameran di salah satu hotel di kota Padang, pada 19 Agustus 2021 lalu.

Saat ini di ketiga desa dampingan sudah dibentuk pokdarwis yang mengelola seluruh kebutuhan wisatawan, mulai dari transportasi, homestay, konsumsi, bahkan sampai ke atraksi seperti upacara penyambutan untuk tamu. Dan sudah dilakukan juga simulasi paket wisata di ketiga desa tersebut. Meskipun masih banyak terdapat kekurangan di beberapa hal, namun setidaknya pengelolaan pariwisata sudah tidak berpusat di satu atau dua orang saja, semua warga desa terlibat dan mendapatkan pemasukan.

Harapannya adalah masyarakat yang hidup di desa penyangga kawasan taman nasional Siberut bisa memaksimalkan sektor pariwisata yang sangat pontesial di daerah mereka. Dengan menjadikan budaya Mentawai sebagai “produk unggulan” yang dikemas sedemikian rupa dalam konsep ekowisata yang tujuan utamanya adalah menjaga dan melindungi ekologis Siberut agar tetap lestari. Ini adalah jalan tengah yang adil, karena hubungan masyarakat adat Mentawai dengan hutan ibarat ikan dan air, dua hal yang tak terpisahkan. Bentang alam Siberut adalah air tempat masyarakat adat Mentawai mengarungi kehidupan, sejak dari nenek moyang mereka hingga generasi suku Mentawai di masa yang akan datang.

scatter berlimpah Mahjong Ways 2
hujan scatter Mahjong Wins 3
rentetan scatter hasil besar
scatter ganda free spin
pola scatter akhir pekan

nuansa tradisional pemain lama


squeeze baccarat sensasi tegang


heroik Skandinavia digital modern


Lunar Empress feminin modern


dramaturgi petualangan visual


nuansa tradisional pemain lama
squeeze baccarat sensasi tegang
heroik Skandinavia digital modern
Lunar Empress feminin modern
dramaturgi petualangan visual

teknik Mahjong Ways komunitas


Mahjong Ways puasa trafik


teknik Ramadan aktivitas platform


analisis Mahjong Ways Ramadan


perspektif puasa trafik permainan


trik server Ramadan digital


dinamika server intensitas trafik


analisis server puasa digital


scatter hitam Ramadan platform


scatter hitam puasa kasino


scatter berlimpah Mahjong Ways 2


hujan scatter Mahjong Wins 3


rentetan scatter hasil besar


scatter ganda free spin


pola scatter akhir pekan


catatan pola mahjong wins 3


strategi menyikapi rtp live


tren pengamatan live rtp


catatan keputusan bermain rtp


irama evaluasi rtp pgsoft


pendekatan data rtp pg soft


pola sesi mahjong ways


strategi adaptif mahjong ways 2


tren dinamika mahjong wins 3


pembacaan sesi rtp live


pemantauan Mahjong Ways akurasi keputusan


strategi realtime evaluasi bertahap


dinamika server kasino online


strategi jam main Mahjong Wins


ritme bonus trafik digital


tekanan manual distribusi simbol


pola rotasi irama bermain


strategi RTP prediktif AI


dinamika MahjongWays Ramadan platform


scatter hitam platform digital


frame animasi baca pola


pola putaran live rtp


Mahjong Light Wonder harian


Wild Bounty pola hari ini


analisis data game terbaru


ritme pola mahjong ways


strategi main mahjong ways 2


tren putaran mahjong wins 3


irama analisis rtp harian


rahasia membaca rtp live


analisis live rtp objektif


pendekatan rtp pgsoft bertahap


strategi membaca rtp pg soft


analisis adaptif mahjong ways


ritme evaluasi mahjong ways 2


ritme pembacaan mahjong ways


strategi data mahjong ways 2


tren pola mahjong wins 3


observasi rtp lebih tenang


irama pergerakan rtp live


derivasi kumulatif relasi antarunit


densitas progresif kompleksitas asimetris


momentum fraksional orbit informatik


resonansi digital persistensi utama


viskositas kalkulatif deviasi terkunci


tempo kombinasi simbol Mahjong


sebaran simbol keputusan objektif


variasi hasil terukur Mahjong


kontinuitas marginal sintesis komponen


siklus pola pendekatan terarah


ritme putaran tidak acak


bermain malam kebiasaan komunitas


komunitas pola pemain baru


kendali permainan awal akhir


momentum permainan ritme stabil


algoritma RTP peluang MahjongWays


risiko Pragmatic baccarat MahjongWays


scatter Mahjong Ways 2


multiplier Mahjong Wins showdown


baccarat tren hiburan digital


jam server Mahjong Wins


jam mahjong ways

pemain fluktuasi pola berubah


layer mekanisme sesi hidup

algoritma arah hasil


frekuensi kemenangan normal turbo

bonus trafik digital ritme


waktu bermain pola platform

bonus kasino ritme bergeser


server Mahjong Ways ritme

server Ramadan game digital


derivasi informatika relasi matang

densitas operatif asimetris


momentum fraksional informatik

resonansi digital persistensi


viskositas deviasi terkunci

tempo siklus simbol


sebaran simbol objektif

variasi hasil terukur


sintesis komponen marginal

tempo putaran terarah


main malam komunitas

pola konsisten pemain baru


kendali awal sampai akhir

momentum ritme seimbang


algoritma RTP Mahjong Ways

risiko Pragmatic baccarat


scatter roulette live

multiplier roulette showdown


baccarat tren hiburan

nominal risiko imbal hasil


pola RTP scatter noise

Mahjong Ways literasi data


modal RTP tingkatkan profit

tips Ramadan MahjongWays


RTP Pragmatic evaluasi sesi

rasio risiko nominal online


pola MahjongWays komunitas digital

strategi fluktuasi pemain


bonus puasa MahjongWays
scatter siang hasil konsisten

scatter pagi profit cepat


scatter X500 RTP unggulan

pola scatter terbaru profit


rumus scatter hasil nyata

scatter petir merah profit


pola scatter jackpot besar


atur scatter profit maksimal


scatter kuat hasil stabil


scatter hari ini profit


arsitektur server MahjongWays
infrastruktur server kasino online
disiplin sesi tempo durasi
wild trigger blackjack live
tren kasino strategi modern

dasar pola main live rtp


dinamika permainan rtp pgsoft


kajian arah bermain rtp pg soft


kerangka observasi mahjong ways


analisis sesi mahjong ways 2


kajian pola rtp pg soft


strategi pemantauan mahjong ways


adaptasi mahjong ways 2


observasi pola mahjong wins 3


ritme pembaruan rtp


jam bermain server Mahjong Wins


jam puasa server MahjongWays


respons pemain pola berganti


struktur layer pengalaman bermain


algoritma Mahjong Wins hasil


frekuensi menang normal turbo


bonus MahjongWays trafik digital


waktu main aktivitas platform


bonus kasino tempo bermain


server stabil ritme bergeser


strategi interpretasi rtp


studi mahjong wins 3


adaptasi mahjong ways 2


telaah objektif mahjong ways


irama kajian rtp pg soft


Wild Bounty data komunitas


Mahjong Ways data game


scatter terbaru Mahjong Ways


laporan terbaru Mahjong Ways


data RTP akurat


scatter produktif free spin


durasi bermain Mahjong


laporan scatter beruntun


observasi scatter produktif


scatter ganda multiplier


robotic analisis RTP live


ritme MahjongWays hari raya


volatility clustering game digital


fluktuasi MahjongWays Lebaran


strategi gamer data robotic


spektralisasi fluktuasi permainan


algoritma RTP teknologi robotic


strategi komunitas MahjongWays


stabilitas RTP game digital


ritme MahjongWays saat THR


analisis algoritma robotic


aktivitas pemain kasino Lebaran


stabilitas RTP analitis robotic


keputusan pemain saat Lebaran


robotic inovasi game modern


perilaku pemain variasi trafik


jam bermain efisien robotic


fase permainan saat Lebaran


turnamen game sistem robotic


tren aktivitas pemain MahjongWays